Tinggalkan komentar

Rasulullah saw bersabda, “Barangsiapa DUNIA menjadi obsesinya, Allah memecah belah urusannya, menjadikan kefakiran didepannya, dan dunia tidak datang kepadanya kecuali sebatas yang ditentukan baginya. Barangsiapa AKHIRAT menjadi niatnya, Allah menyatukan urusannya, menjadikan kekayaan di hatinya, dan dunia datang kepadanya dalam keadaan tunduk.”

[Hadist Riwayat Ahmad dan Ibnu Majah]
Pertanyaan: kita wajib mencari nafkah dan boleh menggapai kesenangan dunia. Di manakah batasnya sehingga semua itu menjadi obsesi?
Jawaban : ketika kita berniat untuk kembali ke akhirat dan menggapai kebahagiaan hakiki yang abadi, maka apapun yang kita kerjakan selama di dunia harus sesuai dengan petunjuk dan aturan Allah. Karena pada hakikatnya kita datang dari Allah dan akan kembali kepada Allah.
Maka mengejar dunia sesuai syariat, meperhatikan mana halal dan mana haram, bukanlah berarti kita terobsesi dengan dunia. Itu berarti kita mencari dunia dengan tunduk pada hukum Allah, dalam bentuk menjalankan syariat islam seutuhnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: