1 Komentar

“Tangan di atas (memberi) itu lebih baik daripada tangan di bawah (meminta). Mulailah (pemberian nafkah itu) dari orang yg menjadi tanggunganmu, dan sebaik-baik sedekah adalah dari harta orang yang berkecukupan.”

[Hadits Riwayat Bukhari, Muslim, Nasa’i, Abu Dawud, Ahmad dan ad-Darimi]

One comment on ““Tangan di atas (memberi) itu lebih baik daripada tangan di bawah (meminta). Mulailah (pemberian nafkah itu) dari orang yg menjadi tanggunganmu, dan sebaik-baik sedekah adalah dari harta orang yang berkecukupan.”

  1. maaf mo tanya….
    apakah jika kita seorang suami,memberikan nafkah ke kluarga tanpa ad niat sedekah akan d hitung sebagai sedekah????setau saya jika kasih nafkah sudah suatu kewajiban…..

    namun jika demikian adanya….subhanalloh…..banyak sekali sedekah para suami itu ya….alhamdulillah….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: