Tinggalkan komentar

berfikir dan bertindak, atau menunggu nasrullah?

Renungan malam :
mukjizat nabi, pasukan ghoib, hidayah iman, balasan sedekah, ilham, turun wahyu, umur dan nasrullah lainnya adalah hak Allah utk menahan atau menurunkannya.
contoh:
urusan nabi adalah siasat, strategi dan berperang, sedang turunnya nasrullah adalah urusan Allah.
ketika quraisy tantang Nabi utk turunkan mukjizat, Allah suruh nabi utk sampaikan ‘sesungguhnya aku ini manusia biasa’

futuhat konstantin telah Allah gariskan.. yg berhasil adalah sultan muhammad II yg dikader ayahnya sejak dikandungan, dia berikhtiar lebih keras drpada sultan2 sebelumnya yg gagal.
pertanyaan:
ketika islam terpuruk, haruskah kita berpangku tangan menunggu kejayaan, atau berfikir dan bangkit?
ketika satu problem datang, akankah kita urus turunnya nasrullah yg hanya Allah yg berhak atasnya, atau mengurusi kewajiban kita utk berfikir dan bertindak memenuhi kewajiban ikhtiar?
kesimpulan: penuhi wajib fikir dan ikhtiar sambil pancing nasrullah dengan ibadah sunnah
Allahu a’lam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: