Tinggalkan komentar

Mimpi indah mencium bidadari


Tanggal 4 Mei 2013 sekitar pukul setengah sepuluh malam lebih, saya tertidur setelah buka2 fb di hp. Saya bermimpi.

Dalam mimpi itu, saya bersama anak saya berada di dalam lift yang sedang menuju ke atas. Ada beberapa orang lain di dalam lift itu. Tiba-tiba lift itu berguncang keras, tarikkan ke atas terasa makin kuat. Dalam keadaan bergetar begitu semua panik, termasuk saya. Lalu lift itu makin tak terkendali, masih bergerak terus ke atas, yg saya ingat saya berteriak Astaghfirullahhaladziim. Dalam sekejap waktu, lift itu terlempar ke atas melewati atap teratas bangunan itu, dan oleng, atap lift itu terlepas sehingga terlihat langit malam yang gelap. Dalam keadaan itu saya menenangkan diri, alhamdulillah saya diberi kekuatan oleh Allah untuk tetap tenang. Sambil berucap syahadat, saya berpasrah diri jika Allah mengambil nyawa saya saat ini, jikalau jatuhnya lift yang entah di mana ini akan mengantarkan saya ke ajal.

Semua terjadi begitu cepat. Lalu sepertinya saya sempat lama tidak sadarkan diri, dan begitu buka mata, badan saya sudah terbaring miring lemas di tanah, dan tidak bisa bergerak. Ada perasaan ngilu2 sedikit di badan, saya fikir, oh saya belum mati, mungkin sempat pingsan saja. Tapi saya berfikir keadaan saya parah, karena tidak ada anggota tubuh yang bisa di gerakkan, saya pasrah. Di depan saya ada sahabat saya bernama Firman, ia sepertinya sedang mau mengurusi saya, mungkin saya akan dipindahkan, saya fikir. Lalu saya menutup lagi mata saya.

Tak lama kemudian, saya sedang berada di Alam yang sangat Indah, yang alam itu tidak pernah tergambarkan indahnya dalam mimpi, atau dalam film apapun, apalagi dibandingkan pemandangan di bumi ini, tidak terbandingkan. Alam itu begitu berwarna warni, warna2 yang Indah, saking banyak dan indahnya warna warni itu saya sampai tidak memikirkan benda apa itu, seperti kain tapi bukan kain, tanaman juga bukan, bangunan juga bukan. Alam yang begitu berbeda. Dan di situ saya hanya melihat perempuan saja, banyak sekali perempuan di sana berbalut pakaian indah yang juga warna warni.

Dan menakjubkannya lagi, ternyata saya tidak menapakkan kaki di tanah itu, saya melayang di udara. Lalu saya bergerak sedikit ke atas, di atas itu saya melihat tenda yang indah, tenda yang tinggi yang dari situ bisa terhampar pandangan ke mana-mana. di bawah tenda indah itu terserak selimut-selimut yang juga penuh warna warni. Lalu Selimut itu disingkapkan dari dalam, maka terlihatlah sebuah wajah perempuan yang putih, cantik tapi dia seperti malu untuk menatap saya. Wajahnya tersipu. Lalu saya melihat di sudut ruangan seorang wanita lain yang sedang akan meninggalkan kami berdua. Lalu saya melayang ke dalam tenda itu dan saya masuk ke bawah selimut-selimut itu, saya dekati wajah tadi dan saya menciumnya.. (lupa nyium bagian mana) ..damai sekali. Saya pejamkan mata saya lagi.

Lalu ketika saya membuka mata lagi, saya tidak berada di alam warna-warni tadi, tapi saya kembali terbaring miring, lemas dan belum bisa bergerak sedikit pun. Saya fikir, saya kembali lagi ke keadaan sekarat. Alam ini kembali seperti biasa saja, di bumi yang sekarang. Lalu seorang gadis cantik menghampiri saya, dia berumur seperti 13-14 tahun, cantik sekali, tidak berjilbab, karena sedang di rumah. Ia adalah anak perempuanku tercinta. (dikehidupan nyata, anak perempuan saya baru satu berumur 3.5 tahun). Lalu aku pandangi matanya, dan aku berpesan padanya. Aku berwasiat mengenai 3 amal jariyah yang akan di bawa mati padanya. Aku minta dia terus menjadi anak sholehah, Setiap apa yang aku tuturkan, ia mengulang dan menyempurnakannya, sambil mengangguk lembut tanda patuh dan faham. Seakan mengerti bahwa ayahnya sedang sangat sulit dan sakit. Ia terlihat menyembunyikan kesedihannya, tapi ia tersenyum manis. Tubuhku masih tak bisa digerakkan dan tidak merasa apa2 kecuali ada rasa ngilu badan sedikit, tapi tidak mengganggu. Aku pejamkan lagi mata ku.

Tak lama kemudian, aku sudah berada tempat yang berbeda. Tempat itu mewah, lega dan berlangit2 tinggi, sepertinya ruangan itu di desain dengan baik oleh arsitek, dengan bahan yang berkualitas, lantainya seperti parkit jati, nuansa ruangannya kuning keemasan, dipadukan dengan lightning yang indah. kala itu malam.

Aku bergerak ke sana kemari, memperhatikan orang-orang yang sedang berbincang. Orang-orang itu adalah ayahku, dan mantan pucuk pimpinan di mana beliau bekerja dulu. Bapak itu membawa anaknya yang sudah dewasa juga. Aku berpindah dan berjongkok di samping kursi tempat tamu itu duduk. Tidak ada yang menghiraukan ku, Ternyata, mereka sedang bertamu berkunjung kepada ayahku karena kematianku.. Di dalam benakku, Aku akan menyusul isteri dan bayiku yang telah duluan mati. (aslinya sih belum mati, tapi dalam mimpi itu, mereka sudah mati). Sekilas aku mengingat anak gadisku yang tadi, ia akan hidup sebagai yatim piatu. Semoga Allah melindunginya, mohonku. Lalu aku tinggalkan ruangan itu.

Kemudian… yah itu kenapa pembaca bisa melihat tulisan ini, karena … aku terbangun, aku mengucap alhamdulillah atas pengalaman yang luar biasa walaupun hanya mimpi. Lalu aku melihat jam, setelah mengalami mimpi yang panjang dan berat, aku fikir sekarang sekitar jam 3 subuh. Namun, jam di hp menunjukkan pukul 22.06, tidak masuk akal fikirku. Aku makin terperanjat, ya Allah, bagaimana aku bisa mengalami hal yang banyak dan panjang seperti tadi, tapi dalam waktu dunia yang hanya setengah jam kurang. Allahu a’lam, itu lah pengalaman mimpi tadi malam. Semoga di jamu lagi sama Allah dengan mimpi yang lebih dahsyat lagi, seperti bertemu Rasulullah SAW ? hmmm… layak tidak ya diriku menemuinya dalam mimpi? Aku berpasrah padaMu ya Allah.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: