Tinggalkan komentar

GAGAL TAHU, GAGAL FAHAM, GAGAL TOTAL

Setidaknya ada 3 type orang untuk menggambarkan alasan orang yg masih keukeuh (status quo) dgn pendapatnya yg terbukti lemah, sbb :

Type-3 : GAGAL TAHU

Yakni orang yg hanya ikut-ikutan mengikuti pendapat, tidak mencari tahu dalilnya, sehingga tidak tahu penggalian hukumnya, bahkan tidak tahu ada pendapat yg lain. Inilah golongan yg gagal belajar, gagal mengerti, alias gagal tahu.

Misal.
Ada orang yg gagal tahu bahwa kaidah ushul untuk benda adalah “Hukum asal suatu benda adalah mubah selama tdk ada dalil yg mengharamkannya.”
Sementara kaidah ushul fiqh untuk perbuatan adalah, “al ashlu fil af’aal attaqayyud bi hukmi syar’i.” (Hukum asal perbuatan adalah terikat dgn hukum syara’).
Ketidaktahuan mengenai apa hukum benda dan apa hukum suatu perbuatan bisa berakibat fatal bagi pelakunya.

Type-2 : GAGAL FAHAM

Yakni orang yg tahu tentang suatu pendapat beserta dalil ala kadarnya, tapi hanya tahu sekedar tahu, hanya mengerti sekedar mengerti, tidak berusaha lebih jauh daripada itu sehingga apa yg dia ketahui tidak menjadi pemahaman. Inilah orang yg tahu tapi gagal faham.

Misal.
Ada orang yg gagal faham bahwa kaidah ushul, “ma la yudraku kulluhu la yutraku kulluhu” (jika tidak bisa meraih semuanya maka jangan tinggalkan semuanya) adalah untuk konteks ibadah sunnah yg telah ditetapkan kuantitasnya. Jika tdk bisa sholat tahajjud 12 rakaat, mk jangan tinggalkan semuanya, coba dulu semampunya, misal 2 rakaat. 
Kaidah ini tdk bisa dipakai untuk hal-hal yg sifatnya wajib ataupun haram. Misal, jika tidak bisa mengerjakan sholat wajib yang 5 waktu, bisa dilakukan yang 2-3 waktu saja. Atau misalnya, jika tidak bisa meninggalkan karena ketagihan berzina setiap hari, maka bisa dilakukan seminggu atau sebulan sekali. Wah, bisa gawat kalau pemakaian kaidah tidak pada tempatnya.

Type-1 : GAGAL TOTAL

Yakni orang yg sudah tahu ada pendapat yg lain selain pendapatnya, bahkan sudah tahu pendapat lain tersebut lebih kuat (rajih), lebih benar (shawab) dari pendapatnya sendiri yg terbukti lemah, tapi akalnya sulit memahami dan hatinya sulit menerima kebenaran pendapat lain tsb dikarenakan hawa nafsunya atau sesuatu hal yg lain. Inilah sebenarnya type gatot alias gagal total.
Type seperti ini juga berbahaya, karena kalaupun dia beramal bukan dengan landasan yg kuat. Berharap dapat pahala, tapi justru bisa berbuah dosa dan siksa.

Jadi,
Kalau kita masih memegangi pendapat yg terbukti lemah, bisa jadi karena kita gagal tahu, gagal faham atau bahkan gagal total. Semoga kita tidak terkategori ketiga type gagal tersebut. Aamiiin..

https://www.facebook.com/rosyid.aziz

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: