Tinggalkan komentar

Umar menggotong karung gandum

|2ndKhalifah Umar bin Khattab
-pemimpin patroli-

1. Madinah dimalam itu sangat dingin | hingga jarang manusia yang ditemui di dalam kota | apalagi diluar kota Madinah

2. dimalam itu juga | dua orang manusia sedang berpatroli mengontrol dan menjaga kota Madinah

3. perjalanan mereka cukup jauh | yaitu ke dusun Waqim

4. dalam perjalanan ke dusun Waqim | perjalanan mereka terhenti di sebuah sumur Shirar | yang berjarak hampir 5 kilo dari Madinah

5. mereka berhenti karena melihat api yang dinyalakan dari kejauhan

6. pemimpin rombongan patroli berkata pada temannya “wahai Aslam, disana ada musafir yang kemalaman, mari kita mendekat menuju mereka”

7. dan merekapun mendekat ke sumber api tadi dan menemukan seorang wanita beserta anak anaknya

8. si wanita sedang menunggui periuk yang diletakkan diatas api | sementara anak anak mereka menangis memperhatikan periuk Ibunya

9. si pemimpin rombongan patroli berkata “Assalamu’alaikum wahai para pemilik api” | kemudian langsung dijawabnya “wa’alaikassalam”

10. “boleh kami mendekat ?” lanjutnya | si Ibu menjawab “silahkan” tanpa terlalu mempedulikan wajah penanya

11. mereka segera mendekat dan si pemimpin rombongan patroli bertanya dengan antusias “ada apa gerangan dengan kalian ?”

12. “kami kemalaman dalam perjalanan serta kami kedinginan” ucap si Ibu

13. “lalu kenapa anak anak itu menangis ?” si pemimpin rombongan kembali bertanya

14. Ibu itu menjawab seadanya “karena lapar..”

15. si pemimpin rombongan semakin penasaran “lalu apa yang engkau masak diatas api itu ?”

16. “air, agar aku bisa menenangkan anak2 ku hingga mereka tertidur, dan kelak Allah yg akan menjadi hakim antara kami dan Umar” ucap si Ibu

17. mendengar ucapan sang Ibu | si pemimpin rombongan tak kuasa menahan tangisnya

18. dalam tangisnya ia berlari sekencang kencangnya kembali ke kota | menuju tempat gudang tempat penyimpanan gandum yang berjarak kiloan

19. Aslam teman pemimpin rombongan juga mengikuti mengikuti pemimpinnya

20. di gudang penyimpanan | si pemimpin rombongan segera mengeluarkan sekarung gandum juga minyak sanin | sambil berkata pada temannya

21. “wahai Aslam, naikkan sekarung gandum ini keatas pundakku” | lalu teman si pemimpin rombongan bernama Aslam berkata

22. “engkau adalah Khalifah, biar aku saja yang membawanya untukmu” ucap Aslam memaksa

23. “Apakah engkau mampu memikul dosaku kelak di Hari Kiamat ?!!” ucap si pemimpin rombongan patroli yang tak lain adalah Umar |2ndKhalifah

24. Aslam tidak berani lagi bicara mendengar jawaban tegas dari sang Khalifah

25. Aslam pun menaikkan sekarung gandum itu ke pundak Khalifah | dan Khalifah segera memikulnya dan membawanya kembali ke tempat si Ibu

26. mereka pun sampai kembali ke tempat si Ibu dan dan Khalifah meletakkan sekarung Gandum yang dipikulnya

27. tanpa banyak bicara, Khalifah segera mengeluarkan gandum dari dalamnya dan memasukkannya ke dalam periuk

28. kemudian ia menambahkan minyak samin kedalamnya

29. kemudian Khalifah meniup api dibawah periuk hingga asap menyebar diantara jenggotnya untuk beberapa saat lamanya dan menungguinya

30. setelah gandum bikinannya masak | Khalifah lalu menurunkan periuknya dan berkata “berikan aku piring piring kalian!

31. si Ibu yang sejak tadi hanya memperhatikan saja tampak terkejut dan segera mengambilkan piring piring yang diminta

32. Khalifah pun menghidangkan masakannya ke dalam piring piring dan memberikannya kepada dan anak anak si Ibu sambil berkata

33. “makanlah,,”

34. maka anak anak itu makan dengan senang dan lahapnya hingga mereka kenyang

35. kemudian si Ibu berdoa untuk pemimpin rombongan patroli yang tidak dikenalnya itu “semoga Allah memberikan pahala atasmu”

36. Khalifah menemani mereka hingga anak anak yang telah makan dengan kenyang tadi tertidur pulas

37. sebelum pulang, Khalifah juga memberikan nafkah kepada mereka

38. pemimpin rombongan patroli berkata “wahai Aslam, sesungguhnya rasa laparlah yang membuat mereka tidak dapat tidur dan menangis”

39. dan mereka pun melanjutkan perjalanan pulang, .

http://fb.com/4Khalifah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: