Tinggalkan komentar

Kemeja terakhir sang Kholifah

#2ndKhalifah Umar bin Khattab
-Kemeja terakhir Khalifah-

1. jika Abu Bakar #1stKhalifah | dia tidak sedikitpun menginginkan dunia | pun juga dunia enggan datang kepadanya

2. namun berbeda dengan Umar #2ndKhalifah | dunia datang menghampirinya dengan rayuan kenikmatan dunia yang bergelimang

3. namun dia Umar, tiada menginginkannya sedikitpun dan lebih memilih hidup dengan sederhana

4. pernah suatu ketika pada masa kekhalilafahannya | terjadi musim paceklik dan kelaparan dalam waktu yang cukup lama

5. dan beliau tidak pernah makan kecuali roti dan minyak saja | hingga kulit beliaupun berubah warna menjadi hitam

6. Khalifah berujar “akulah sejelek jelek penguasa apabila aku kenyang sementara rakyatku kelaparan”

7. dan beliaupun juga pernah dicela masih tentang makanan yang ia makan | hingga dikatakan kepadanya

8. “alangkah baik jika engkau memakan makanan yg bergizi, tentu akan membuat dirimu spy lebih kuat dlm membela kebenaran” ujar si pencela

9. maka Khalifah menjawab “sesungguhnya aku telah meninggalkan kedua sahabatku [Rasulullah dan Abu Bakar] dalam keadaan tegar

10. [tidak terpengaruh dunia], maka jika aku tidak mengikuti ketegaran mereka, aku takut tidak akan dapat mengejar kedudukan mereka”

11. bahkan sang Khalifah, juga pernah ditolak pinangannya karna alasan miskin | sewaktu meminang Ummu Kultsum, putri Abu Bakar #1stKhalifah

12. meskipun pada akhirnya Ummu Kultsum putri Ali bin Abi Thalib #4thKhalifah lah yang menerimanya

13. suatu ketika saat Khalifah sedang duduk-duduk, datanglah seorang Arab Badui beserta istri dan putri-putrinya

14. mereka sekeluarga tampak kelelahan | lagi tampak tidak memiliki apa-apa

15. orang Arab Badui tersebut berkata kepada Amirul Mukminin “wahai Umar, berbuatlah kebaikan niscaya engkau akan dibalas dengan surga..

16. .., berikanlah pakaian kepada putri-putriku dan ibunya. aku bersumpah demi Allah agar engkau benar-benar melakukannya”

17. mendengar hal tersebut, Umar merasa sangat senang mendengarnya dan ia pun berniat menambahkannya | berkata kepada orang tersebut

18. “bagaimana jika aku tidak melakukannya ??”

19. orang Arab Badui itu berkata dengan sederhana “jadi kalau begitu wahai Abu hafs, aku akan pergi”

20. bibir Umar tertutup rapat dan terdengar pelan oleh telinganya namun sangat jelas masuk ke hatinya

21. “jikalau begitu, demi Allah engkau benar benar akan ditanya tenteng mereka, pada hari dimana pemberian2 itu menjadi tameng”

22. “pada hari penggiringan, ada kalanya akan digiring ke neraka dan adakalanya akan digiring ke surga”

23. setelah itu, Umar berhamburan berlari ke rumahnya dengan air mata yang telah menggenang hingga beterbangan

24. ia berujar keras kepada dirinya sendiri | “demi Allah, aku akan memberikan mereka semua yang ada di rumahku!”

25. dan diperiksanya tiap inchi rumahnya | namun ternyata, tiada satupun yang ia miliki kecuali yang tersisa di badannya

26. segera ia buka kemeja yang di badannya dan segera memberikannya pada orang Arab Badui tadi

27. “demi Allah, sungguh aku tidak memiliki apa-apa selain ini, maka Ambillah” ujar Umar

28. masih tampak basah kelopak matanya seraya kemudian ia berkata

29. “pada hari dimana pemberian2 itu menjadi tameng, maka kemudian aku akan digiring bukan ke neraka, tetapi akan digiring ke surga”, 

http://fb.com/4Khalifah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: