Tinggalkan komentar

Kisah Abu Dzar mencari Islam, dilayani oleh Ali bin Abi Thalib

#4thKhalifah Ali bin Abi Thalib
-Kisah Ali bin Abi Thalib dengan Abu Dzar Al-Ghifari-

1. Abu Dzar | dia terkenal oleh kaumnya sebagai orang yang pembangkang namun pemberani | pemberontak | lagi menolak semua tradisi jahiliyah

2. sebelum kemunculan Nabi | ia tidak pernah menyembah patung dan berhala | serta mengingkari kemusyrikan yang merajalela

3. bahkan ia telah shalat kepada Allah sebelum Islam hadir pada kalbunya | mengikuti agama Nabi Ibrahim yang hanif

4. ia pun juga meyakini akan adanya Nabi akhir zaman | utusan Allah dan penutup para Nabi

5. Abu Dzar Al-Ghifari | ia adalah penduduk suku Ghaffar yang terletak cukup jauh dari Makkah | suku yang cukup ditakuti ketika itu

6. Abu Dzar, saat itu ia sedang gelisah menunggu saudaranya kembali dari Makkah | saudaranya yang juga ia jadikan sebagai utusan ke Makkah

7. Abu Dzar ingin sedang mencari kabar berita kedatangan Nabi akhir jaman | mencari tau apa yang dibawa dan diajarkannya di Makkah

8. setiba saudaranya di hadapannya | sang utusan mengatakan bahwa ketika di Makkah ia bertemu Rasulullah dan mendengarkan ucapannya langsung

9. ia juga mengatakan bahwa Muhammad adalah sosok yang mengajak kepada kemuliaan akhlak | dan ia [Muhammad] membawa Al-Qur’an

10. yang isinya bukanlah ucapan tukang syair | seperti desas desus yang pernah terdengar ketelinganya sebelumnya

11. Abu Dzar ternyata belum puas mendengar yg telah disampaikan saudaranya | dan ia sendiri berencana akan menemui langsung sang Rasulullah

12. ketika niatnya disampaikan pada saudaranya | lalu saudaranya berkata dengan penuh kekhawatiran pada Abu Dzar

13. “hati-hatilah kamu dari perbuatan penduduk Makkah. mereka sedang membenci, memusuhi dan mengancam Muhammad”

14. Abu Dzar mencoba memahami kondisi Makkah ketika itu | begitu pula kondisi penyebaran Islam yang dihalang-halangi kaum Quraisy

15. dan Abu Dzar pun bergegas berangkat ke Makkah | ingin segera berjumpa sosok Rasulullah yang telah lama ia nanti

16. meski sama sekali tak pernah ia berjumpa sekalipun dengannya | meski dengan menempuh perjalanan yang cukup jauh

17. serta mengambil resiko apapun jika telah sampai di Makkah | karna kondisi Makkah yang tidak aman | apalagi dengan tujuan kedatangannya

18. disaat yang bersamaan di kota Makkah | penyebaran agama Islam saat itu masih dilakukan dengan cara sembunyi-sembunyi

19. jikalau kaum Quraisy mengetahui ada kaumnya yang murtad dari agama nenek moyangnya | maka siksaan bagi siapapun telah menanti untuknya

20. ketika itu umat Islam yang masih sangat sedikit | dibenci, dimusuhi, dan banyak dari kaum muslimin yang mengalami siksaan

21. namun demikian, terdapat seseorang yang telah menjadi muslim | dianggap sebagai ujung tombak penyebaran agama islam secara sembunyi2

22. karna dia tidak akan [dianggap] terlalu membahayakan ketika itu | karna dia memang masih belia namun telah teguh imannya

23. pemuda belia yang terdidik secara langsung oleh Rasulullah sejak ia berusia 5 tahun | kalangan anak2 pertama yang berikrar syahadat

24. terikat hubungan iman dan darah dengan Rasulullah | yang baru berumur 10 tahun | Ali bin Abi Thalib bin Abdul Muthalib #4thKhalifah

25. meskipun masih belia | ketenangan nya sebagai ujung tombak dakwah | menjadi hal yang terus diulang2 perawi sirah sahabat hingga kini

26. ketika itu, Abu Dzar telah berhasil sampai di kota Makkah tanpa dicurigai | dan disana ia sama sekali tidak bertanya2 kepada siapapun

27. hingga malampun tiba | dan ia akhirnya memutuskan untuk menginap di Masjidil Haram | disisi Ka’bah

28. Ali bin Abi Thalib kecil atas ijin Allah ketika itu melewatinya | Ali mengamati sosok asing yang ia sama sekali tidak kenal

29. “Engkau orang asing ?” ucap Ali

30. “benar” jawab Abu Dzar

31. “Engkau akan menjadi tamuku” ucap Ali berikutnya

32. Abu Dzar menurut saja ketika pemuda belia itu tanpa takut dan tanpa menaruh curiga padanya | bahkan Ali mengajaknya menginap di rumahnya

33. sepanjang perjalanan menuju rumah Ali dan selama di rumah Ali sekalipun | Abu Dzar sama sekali tidak bertanya pada Ali tentang apapun

34. begitu pun juga dengan Ali | ia tidak pernah menanyakan apapun selama bersama Abu Dzar

35. hingga waktu Shubuh tiba | Abu Dzar kembali ke Masjidil Haram | dan ia berdiam diri di Masjid dari pagi hingga petang tiba

35. lalu Ali bin Abi Thalib kecil | datang kembali dan juga kembali melihat Abu Dzar seperti hari sebelumnya

36. “Apakah Engkau masih menjadi orang asing ?” ucap Ali

37. “benar” jawab Abu Dzar

38. “Engkau akan menjadi tamuku” ucap Ali | dan sama kejadiannya dengan hari sebelumnya | Ali mengajak Abu Dzar menginap kembali dirumahnya

39. baik Ali maupun Abu Dzar sama sekali tidak bertanya-tanya tentang apapun | persis seperti hari sebelumnya | hingga Subuh tiba

40. Abu Dzar kembali lagi ke Masjidil Haram hingga petang | dan untuk yang ketiga kalinya bertemu lagi dengan Ali

41. “apakah sekarang lelaki yang asing akan kembali kepada keasingannya ?, kemarilah.. aku akan kembali menjamumu” ucap Ali

42. dan akhirnya Ali pun menanyakan maksud kedatangan Abu Dzar | “jujurlah padaku, apa yang membuatmu datang kesini [Makkah] ?”

43. penuh kehati-hatian Abu Dzar menjawab “apakah engkau sanggup merahasiakan diriku ?”

44. “ya” jawab Ali | jawaban yang akhirnya Abu Dzar yakin dan menaruh kepercayaan kepada Ali

45. maka Abu Dzar pun menjelaskan kedatangannya yang hanya satu tujuan walaupun dengan menempuh perjalanan jauh menuju Makkah

46. “aku datang untuk mencari Nabi akhir zaman” ucap Abu Dzar pada pemuda belia itu

47. setelah mendengar penjelasan Abu Dzar | lalu Ali berkata “Aku akan menunjukkanmu”

48. “demi Allah, dia pembawa kebenaran dan benar-benar seorang utusan Allah” | “besok pagi-pagi ikutlah denganku”

49. “jika aku sedang berjalan dan melihat situasi yang akan membahayakan dirimu, maka aku akan berhenti seolah2 akan buang hajat,

50. .., maka engkau bersembunyilah. lalu jika aku kembali berjalan, maka ikutilah” ucap Ali menjelaskan rencananya

51. dan besok paginya | Ali dan Abu Dzar berjalan untuk menemui Rasulullah seperti yang telah mereka rencanakan sebelumnya

52. dan hingga akhirnya merekapun sampai dan selamat ke tempat Rasulullah

53. Abu Dzar mendengarkan langsung apa yang disampaikan Rasulullah padanya, dan dihadapan Rasulullah iapun menyatakan masuk Islam

54. setelah keislamannya | Rasulullah berkata kepada Abu Dzar

55. “pulanglah kamu ke kampung halamanmu dan temuilah kaummu. kabarkan kepada mereka setelah kamu mendapat perintah dariku”

56. mendengar amanah yang diucapkan Rasulullah langsung padanya | Abu Dzar sangat gembira mendengarnya dan ia berkata

57. “demi Allah yang hidupku ada dalam genggamannya, aku akan dengan terang-terangan menyebarkan kepada mereka semua” ucap Abu Dzar

58. karna saking senangnya | Abu Dzar berbelok terlebih dahulu ke Masjidil Haram | lalu menyeru pada sekalian manusia yang ada disana

59. “saya bersaksi bahwa tiada Tuhan kecuali Allah dan bahwa Muhammad adalah utusan Allah” ucapnya lantang dan sangat jelas

60. spontan | penduduk Makkah gaduh ketika itu juga | kesal | serta berniat membuat perhitungan dengan Abu Dzar

61. namun kaum musyrikin Makkah tidak cukup bernyali pada Abu Dzar | setelah mereka mengadu pada tokoh Quraisy Al-Abbas

62. dengan pertimbangan keamanan mereka nanti ketika berniaga ke Syam | yang akan melewati kediaman Abu Dzar [suku Ghaffar]

63. mereka khawatir dan takut jikalau suku Ghaffar akan balas dendam jika berlaku buruk pada Abu Dzar

64. maka Abu Dzarpun selamat dari kemurkaan kaum musyrikin, dan kembali ke kampung halamannya, .

http://fb.com/4Khalifah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: