Tinggalkan komentar

Ali bin Abi Tholib, seorang Da’i dan Hakim

#4thKhalifah Ali bin Abi Thalib
-seorang Dai dan Qadhi | yang didoakan Rasulullah-

1. pada tahun 10 Hijriyah | ketika itu Rasulullah menaruh perhatian besar terhadap dakwah di kawasan Yaman

2. Rasulullah berharap penduduk dari kabilah-kabilah yang ada disana | untuk memeluk dan memenuhi seruan Islam

3. maka Rasulullah menunjukkan kesungguhannya | dengan mengutus para Dai dan Qadhi pilihan ke daerah sana

4. para utusan Rasulullah berdakwah dengan menunjukkan sikap damai selama misi dakwahnya di Yaman | seperti yang diperintahkan Rasulullah

5. yang dikemudian hari | menunjukkan hasil yang sangat gemilang berkat dakwah dari mereka yg telah dikirim | para utusan Rasulullah

6. dengan banyaknya delegasi kabilah-kabilah dari Yaman yang datang ke Madinah | lalu menyatakan kesetiaannya pada Islam

7. dan salah seorang utusan pilihan Rasulullah ketika itu ialah Ali bin Abi Thalib #4thKhalifah | yang ketika itu masih sangat muda

8. selain sebagai Dai, ia juga ditugaskan sebagai Qadhi [hakim] untuk mengadili dan memutuskan perkara-perkara yang dihadapi penduduk Yaman

9. “wahai Rasulullah, engkau mengutus aku ke sebuah kaum sementara aku masih terlalu muda dan tidak mengerti bagaimana cara menghakimi”

10. terucap dari Ali kepada Rasulullah, ketika ia diutus Rasulullah ke Yaman | ia tampak ragu dan menyampaikan keraguannya pada Rasulullah

11. mendengar ucapan Ali | Rasulullah menghadapkan badannya kepadanya | lalu kemudian meletakkan tangannya di dada Ali dan berkata

12. “ya Allah, tetapkanlah lisannya. beri petunjuk hatinya”

13. “bila datang kepadamu dua orang yang berselisih, jangan sekali-kali engkau memutuskan perkaranya sebelum engkau mendengar dari keduanya”

14. “bila engkau melakukan apa yang aku perintahkan, maka urusan mengadili akan menjadi jelas bagimu” ucap Rasulullah meyakinkan Ali

15. jawaban yang menentramkan dan sangat berarti buat Ali ketika tugas besar diamanahkan padanya

16. ketika itu Rasulullah mengutusnya ke daerah Hamadzan di Yaman | salah seorang sahabat bernama Barra bin Azib ikut menemaninya

17. Barra bin Azib, menceritakan tentang kepergiannya bersama Ali bin Abi Thalib

18. “ketika kami telah sampai di Yaman, kemudian tersebarlah beritu itu hingga sampai kepada mereka

19. “dan mereka pun berkumpul [disekitar kami]”

20. “lalu Ali pun shalat fajar bersama kami. setelah selesai shalat, Ali membuat barisan untuk kami dlm satu shaf, lalu dia maju dan bicara”

21. “pertama, ia memuji Allah dan menyanjungnya. kemudian membacakan kepada yang hadir suatu surat Rasulullah”.

22. “melihat kejadian tersebut | suatu kejadian yang belum pernah dilihat langsung oleh mereka

23. semua yang hadir ketika itu yang sebagian besar adalah penduduk Hamadzan | menyatakan diri masuk Islam, dalam satu hari”

24. Ali tak kuasa menahan harunya ketika itu | lalu ia menulis sebuah surat kepada kekasihnya di Madinah | Rasulullah

25. dalam suratnya yang sedang dibaca Rasulullah | ia menceritakan semua yang disaksikannya ketika peristiwa itu

26. Rasulullah pun tersungkur bersujud syukur pada Allah | setelah membaca surat dari Ali

27. dalam syukurnya pada Allah | Rasulullah berkata “keselamatan kepada penduduk Hamadzan, keselamatan kepada penduduk Hamadzan”, 

 

http://fb.com/4Khalifah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: