Tinggalkan komentar

Abu Bakar -Ibu, Pemerah Susu Itu Datang..!!-

#1stKhalifah Abu Bakar
-Ibu, Pemerah Susu Itu Datang..!!-

1. keserhanaan adalah unsur yang paling menonjol dari keagungan Khalifah Abu Bakar #1stKhalifah

2. sebelum menjadi seorang Khalifah | ia adalah seorang pelayan bagi penduduk kampungnya | dengan pelayanan yang tak terukur keindahannya

3. di sebelah rumah Abu Bakar | yang jarak antaranya sangat dekat | hiduplah janda-janda tua yang telah ditinggal mati suaminya

4. pun banyak diantara suami-suami mereka yang gugur ketika membela agama Allah

5. banyak dari suami-suami yang telah meninggal | yang juga meninggalkan anak-anak mereka bersama Ibu mereka | menjadi yatim

6. menjadi anak-anak yang telah kehilangan pelukan kasih sayang ayah-ayahnya..

7. dan Abu Bakar, biasa mendatangi rumah-rumah mereka | membantu memenuhi kebutuhan mereka | sampai memerahkan susu kambing bagi mereka

8. setelah selesai mengumpulkan banyak susu kambing | kemudian ia akan memasak masakan terbaiknya khusus terkhusus buat anak-anak yatim

9. ketika terdengar kabar bahwa Abu Bakar telah menjadi Khalifah | terdengarlah keluhan-keluhan wanita-wanita janda tua itu

10. sejak mendengar hal itu dan sejak hari itu | mereka merasa akan kehilangan salah seorang pelayan terbaik mereka yang agung

11. pelayanan yang hanya bisa dipersembahkan manusia yang berpegang teguh pada Al-Quran dan As-Sunnah

12. akan tetapi, dugaan mereka terhadap Abu Bakar menyelisihi dugaan yang mereka khawatirkan

13. pada suatu hari, terdengar ketukan pada pintu salah satu rumah mereka

14. seorang anak perempuan yang masih kecil berlari-lari untuk membukakan pintu | wajah polosnya berbinar | dan ia berteriak..

15. “ibuu… pemerah susu itu datang… !!”

16. sesosok tubuh renta yang usianya telah lebih 61 tahun | tergopoh gopoh datang menghampirinya | yang disambut tawa geli si anak kecil

17. sang Ibu si anak kecil merasa malu dengan kelakuan anaknya | karena yang datang tersebut adalah pemimpin seluruh Umat Islam saat itu

18. sang Ibu kaget karena tiba-tiba ia dihadapkan dengan kehadiran sang Khalifah Abu Bakar yang mulia

19. dengan penuh rasa malu ia berkata kepada anaknya | “celakalah engkau, mengapa engkau tidak memanggilnya Khalifatullah ?!!” ucap sang Ibu

20. mendengar hal itu | Khalifah berkata secara isyarat kepada sang Ibu agar tidak memarahi anaknya

21. dengan suara pelan Khalifah berkata “biarkanlah dia, ia telah memanggilku dengan pekerjaan yang paling aku cintai dihadapan Allah”

22. lalu sang Khalifah pun mulai melakukan pelayanan | memerahkan susu kambing dan membuat adonan roti | untuk dimakan mereka, 

 

http://fb.com/4khalifah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: