1 Komentar

Abu Bakar, hanya memakan apa yang diyakini halal

1. Abu Bakar #1stKhalifah sangat berhati-hati dalam memasukkan makanan ke dalam perutnya | baik sifat makanannya maupun sumber makanannya

2. tak pernah tersentuh dengan yang haram dan dari sumber yang haram | serta sangat menghindari dan menjauhi dari apapun yang meragukan

3. pada suatu malam, Abu Bakar pulang ke rumahnya | wajahnya pucat dan lelah | yang semakin membuatnya tampak makin kurus

4. mengurusi ummat dan menjadi pengemban dakwah saat itu membuatnya telat makan | telat memberikan hak yg harus ia penuhi terhadap tubuhnya

5. namun ia bersyukur memiliki seorang pembantu | pembantu yang baik yang selalu akan menyiapkan makanan untuk tuannya

6. segera sang pembantu menyiapkan makanan di hadapan Abu Bakar | yang membuat senang hatinya

7. setelah berdoa | segera, suapan pertama telah masuk kemulutnya | tampak kombinasi lahap dan lapar yang sedang dialami Abu Bakar

8. pembantunya tampak heran kepada Abu Bakar | karena biasanya Abu Bakar akan selalu menanyakan terlebih dahulu asal usul makanannya

9. “kenapa engkau wahai Abu Bakar, biasanya selalu menanyakan kepadaku dari mana makanan ini”

10. namun malam ini | kamu tidak menanyakan terlebih dahulu kepadaku” tanya pembantunya

11. setelah menyelesaikan suapan pertamanya tadi, Abu Bakar menjawab “aku terlalu lapar.., memang darimana makanan ini ?”

12. pembantu tadi menceritakan bahwa makanan itu bersumber dari harta yang diperoleh dari hasil perdukunan sebelum islam

13. riwayat lain menceritakan bahwa makanan itu bersumber dari pemberian pembesar-pembesar jahiliyah yang diberikan padanya

14. seketika raut wajah Abu Bakar berubah | terlihat lebih pucat dari raut wajah laparnya tadi | dan beberapa detik kemudian ia berkata

15. “apa engkau hendak mencelakakanku ?!!” wajahnya memerah | dan segera berhamburan lari | hendak memuntahkan makanan yang baru dimakannya

16. ia kemudian memasukkan tangannya ke dalam mulut | agar makanan yang telah dimakannya tadi bisa keluar

17. akan tetapi makanan itu tetap tidak mau keluar dari perutnya | meski ia terus-terusan berupaya

18. “makanan itu tidak akan keluar kecuali engkau meminum air dan memuntahkannya” ucap pembantunya

19. “tolong ambilkan aku air” ucap Abu Bakar yang masih terus saja berusaha memuntahkan makanan | keringatnya pun mulai bercucuran

20. pembantunya segera mengambilkan baskom berisi air dan diberikan pada Abu Bakar | yang segera saja diminum sampai habis olehnya

21. dan upaya memuntahkan sesuap makanan tadi pun berhasil | dan bukan hanya sesuap saja | namun ia memuntahkan seluruh isi perutnya

22. Abu Bakar sangat keletihan | matanya tampak sedikit berair dan keringatnya bercucuran

22. si pembantu berkata “Allah memberikan rahmat untukmu | dan apakah yang engkau lakukan barusan ini | hanya karena sesuap makanan ??”

23. dengan nafas yang masih terengah-engah Abu Bakar menimpali

24. “demi Allah, sekiranya makanan itu keluar kecuali dengan keluarnya nyawaku, niscaya aku akan mengeluarkannya”, 

 

http://fb.com/4Khalifah

Iklan

One comment on “Abu Bakar, hanya memakan apa yang diyakini halal

  1. Hi there, I found https://langgananhadits.wordpress.com while researching a a similar subject in the search engines. It seems to be a good read; I’ve bookmarked it in my Google bookmarks.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: