Tinggalkan komentar

Utsman bin Affan, orang yang menikahi 2 putri nabi

beautiful sahara-desert
-Utsman bin Affan dan Cahaya Kedua,

1. saat bulan Ramadhan di tahun kedua hijrahnya Rasulullah dan ummat muslim ke Madinah | Allah memuliakan Islam dengan Perang Badar

2. ketika itu | Rasulullah memerintahkan setiap kaum muslimin yang terlihat batang hidungnya untuk ikut berangkat [berjihad]

3. kaum muslimin ketika itu masih sedikit jumlahnya | dan salah seorang sahabat yang telah siap berangkat ketika itu adalah Utsman bin Affan

4. ia bergegas keluar dari rumahnya | dan segera bergabung dengan rombongan dan juga bersama Rasulullah

5. jumlah yang dikumpulkan ketika itu tidak terlalu besar | ketika itu kaum muslimin hanya terkumpul sekitar tiga ratus dan belasan saja

6. Rasulullah mengetahui dan melihat sahabat yg juga menantunya itu telah siap | lalu datang menghampirinya dan memberikan sebuah perintah

7. bukan hanya suatu perintah dari sahabat yang mencintainya | bukan hanya suatu perintah dari mertuanya | namun perintah dari utusan Allah

8. perintah yang akan membuat siapapun Umat muslim yang mencintai Allah, mencintai Rasulullah, dan mencintai Islam | akan terluka karenanya

9. Utsman diperintahkan untuk tidak mengikuti Perang Badar | namun tetap tinggal di rumah mendampingi dan merawat Ruqayyah binti Rasulullah

10. Rasulullah sangat menyayangi Utsman bin Affan | karena Rasululullah mengetahui betapa sayangnya Utsman kepada istrinya Ruqayyah

11. yang juga merupakan putri kesayangan Rasulullah | yang ketika itu sedang berjuang dengan sakit yang tengah mengujinya

12. Rasulullah pun memahami keinginan Utsman bin Affan yang sangat ingin berjihad | namun Rasulullah sudah tegas pada keputusannya

13. dengan kegundahan hatinya | Utsman mematuhi perintah Rasulullah dengan penuh keridhaan | dan melepas kepergian Umat muslim menuju Badar

14. sakit yang dialami Ruqayyah memang sudah semakin parah | ia menderita penyakit campak yang membuat siapapun akan iba melihatnya

15. namun ia bersyukur memiliki seorang suami Utsman bin Affan | pun Utsman bin Affan sangat beruntung memiliki istri seperti Ruqayyah

16. pasangan yang telah diikat tali pernikahan | yang dinikahkan oleh Rasulullah sendiri | yang didoakan penduduk langit dan penduduk bumi

17. bersama mereka melewati ujian dari musyrikin Mekkah | saling bergenggaman tangan ketika hendak menggapai kapal & menyebrang ke Habasyah

18. hingga akhirnya kembali bersama berhijrah ke Madinah | dan Allah menganugerahi mereka seorang pemuda tampan bernama Abdullah bin Utsman

19. “sebaik-baik pasangan [pengantin] yang dapat dilihat manusia | adalah Ruqayyah berdampingan dengan Utsman sebagai suaminya”

20. kalimat yang terucap tulus kaum Quraisy yang mencintai Utsman dan Ruqayyah | menyambut gembira pernikahan mereka dulu

21. pernah suatu ketika Rasulullah merindu putri dan menantu yang sangat ia cintai itu | lalu menjenguk mereka

22. ketika itu Rasulullah mendapati putrinya | sedang menyisir rambut suaminya Utsman dengan penuh kasih sayang

23. melihat mereka | Rasulullah bersabda “wahai putriku, hendaknya kamu memuliakan Abu Abdullah [utsman bin Affan],

24. , sesungguhnya dia menyerupai sahabatku yang akhlaknya serupa denganku”

25. namun kini | istri yang selalu membersamai perjuangannya sejak keislamannya itu | sedang tergolek lemah dihadapannya

26. Utsman bin Affan tiada pernah lelah menemani istrinya | dan tak akan pernah lelah merawatnya | dan doa yang tiada henti untuk istrinya

27. hingga akhirnya | penyakit Ruqayyah semakin parah dan kondisinya semakin memburuk

28. dan telah tampak tanda-tanda kematian | yang menyelimuti istri yang sangat ia cintai

29. Ruqayyah sering dilanda kerinduan saat melihat wajah ayahnya Rasulullah ketika hendak keluar menuju Badar

30. juga Ruqayyah sering dilanda kerinduan pada adiknya | yang masih berada di Makkah ketika itu

31. melihat semua itu | membuat Utsman berlinang air mata | dan tanpa henti Utsman menunggui dan memandangi istrinya dengan segala kepedihan

32. ternyata besarnya kecintaan Utsman bin Affan kepada Ruqayyah binti Rasululullah | tidak sebesar cinta Allah kepada Ruqayyah

33. akhirnya, Ruqayyah berpamitan dengan denyut kehidupan | dia bersaksi tiada ilah selain Allah dan Muhammad adalah utusan Allah

34. Ruqayyah kembali kehadapan Sang Pemiliknya | tanpa sempat melihat wajah ayahnya untuk terakhir kalinya

35. karena ayahnya ketika itupun tengah berjuang dihadapan Allah di Badar | bersama sahabat-sahabatnya | berjuang untuk membela agama Allah

36. pengurusan jasad Ruqayyah pun dilakukan | dan setelah semua terlaksana, jasad yang suci itu dipikul di atas keranda

37. Utsman bin Affan hanya mampu mengiringi dari belakang keranda | kalbunya sungguh sedang dibalut duka yang sangat mendalam

38. setelah tiba di daerah Baqi’ | jasad Ruqayyah binti Rasulullah diturunkan | dan ia dimakamkan disana

39. air mata Utsman sama derasnya dengan hujan air mata orang2 yang hadir yg mencintai Ruqayyah | ketika jasadnya mulai ditutupi dgn tanah

40. dan setelah selesai | mereka pun meninggalkan pemakaman untuk kembali | dan berpapasan nampak seseorang sedang berlari kearah mereka, 41. seseorang yang sedang berlari kearah mereka itu tak lain adalah Zaid bin Haritsah | yang dulu ikut ke Badar bersama Rasulullah

42. mereka yang masih di pemakaman Ruqayyah juga dpt melihat unta yang biasa dipakai Rasulullah | namun ketika itu dibawa Zaid bit Haritsah

43. sementara itu pada saat yg sama | orang2 yahudi dan munafikin juga telah menyebarkan berita tentang kematian Rasulullah di Perang Badar

44. kaum muslimin yang baru saja meratakan kuburan Ruqayyah binti Rasulullah | semakin gundah tatkala seorang yahudi berteriak

45. “Muhammad telah terbunuh | itu adalah ontanya yang sudah kita kenal | dan itu Zaid yang tergagap yg tidak bisa berkata apa2 karna kalah”

46. raut wajah cemas tampak diwajah mereka yang baru saja berduka | tiada yg bersuara sampai Zaid bin Haritsah telah berada di tengah mereka

47. mereka betul2 sudah tidak tenang | jikalau belum mendengar langsung berita yang dibawa Zaid bin Haritsah

48. Zaid bin Haritsah segera dikerubuti kaum muslimin yang menatapnya | yang sudah tidak sabar lagi mendengar berita peristiwa di Badar

49. juga mengingat kaum muslimin yang berangkat ketika itu | jauh kalah jumlah dari musyrikin yang berjumlah tiga kali lipatnya

50. setelah mengucap syukur | Zaid bin Haritsah menceritakan kemenangan besar kaum Muslimin di Perang Badar

51. kegemberiaan langsung merebak kemana-mana | dan seluruh penjuru Madinah bergetar karena suara takbir dan tahlil

52. hanya ada wajah suka cita dan wajah berseri-seri di wajah kaum muslimin ketika itu

53. diantara manusia yang memperlihatkan kegembiraannya itu adalah Utsman bin Affan | meskipun ia tidak mampu menyembunyikan isi kalbunya

54. setelah tiga hari berlalu sejak pemakaman Ruqayyah | Rasulullah kembali tiba di Madinah

55. begitu mengetahui kematian putrinya | beliau segera memacu kendaraannya menuju Baqi’ | tempat putrinya dikuburkan

56. Rasulullah berdiri di atas kuburan putrinya | lalu mendoakan ampunan kepada Allah untuk putri yang sangat ia cintai

57. ujian untuk Utsman bin Affan berlanjut | ia difitnah sengaja tidak mengikuti Perang Badar | dengan berupaya terlambat dan melarikan diri

58. sungguh fitnah kepada Utsman bin Affan bin Affan ketika itu semakin membuat hatinya berduka | namun ia adalah sosok yang paling penyabar

59. dan tiada niatan sedikitpun untuknya untuk lari dari Perang Badar | karena sesungguhnya ia telah bersiaga ketika diseru untuk berjihad

60. menemani istrinya yang ketika itu sedang sakit keras | juga bukanlah dijadikan alasan baginya untuk tidak ikut ke Perang Badar

61. namun Utsman bin Affan mematuhi perintah Rasulullah | yang ketika itu ia ditugaskan menjaga putri Rasulullah yang juga adalah istrinya

62. Rasulullah mengetahui fitnah yang terjadi padanya | sehingga ketika itu Rasulullah menghampiri Utsman dan bersabda

63. “sesungguhnya engkau mendapat pahala seorang yang ikut dalam Perang Badar dan engkau juga mendapatkan bagian pada harta rampasannya”

64. sehingga tiada satupun yang bisa membantah lagi | bahwa Utsman bin Affan adalah seseorang yang ikut dalam Perang Badar

65. karena sesungguhnya keutamaan pejuang Islam | sejatinya adalah taat kepada Rasulullah dan mematuhi perintah beliau

66. di tahun ke-3 Hijriyah | masih tampak tanda-tanda duka yg dialam Utsman sepeninggal istri yang amat ia cintai Ruqayyah binti Rasulullah

67. seorang sahabatnya yang baik Umar bin Khattab #2ndKhalifahyang begitu mengenalnya | datang menemui dan mencoba mengobati dukanya

68. bahkan karena akhlak Utsman yang serupa dengan akhlak Rasulullah | Umar bin Khattab mengajukan putinya Hafshah untuk dinikahinya

69. “jika kamu mau, maka aku menikahkanmu dengan Hafshah” ujar Umar bin Khattab

70. ketika itu jawaban Utsman bin Affan adalah “aku akan menimbang-nimbang urusanku”

71. dan setelah beberapa malam berlalu | Utsman menemui sahabatnya Umar bin Khattab dan berkata “tampaknya aku tidak menikah sekarang”

72. memang sebelumnya Utsman juga pernah ditanya oleh Rasulullah mengenai Hafshah binti Umar | Rasulullah ketika itu berkata padanya

73. “apakah kamu mau menikah dengan Hafshah ?” | Utsman telah mendengar Rasulullah yang menyebut Hafshah yg ditinggal syahid suaminya

74. karena itulah | Utsman tidak menanggapi tawaran untuk menikahi Hafshah binti Umar bin Khattab

75. Umar memang sedikit tampak kecewa | karena bukan hanya Utsman bin Affan yang menidakkan untuk menikahi anaknya Hafshah

76. bahkan Abu Bakar #1stKhalifah pun juga pernah ditanyakan hal yang serupa untuk menikahi anaknya | dan mendapat jawaban yang serupa pula

77. hingga Umar pun menemui Rasulullah dan menuturkan hal ini padanya

78. dan tidak pernah ia sangka | akan mendapat jawaban yang membuat Umar menjadi ayah yang paling berbahagia ketika Rasulullah berucap

79. “apakah kamu menginginkan yang lebih baik daripada itu ?”

80. “aku menikahi Hafshah dan aku menikahkan Utsman dengan perempuan yang lebih baik daripada Hafshah, Ummu Kultsum”

81. setelah itu Rasulullah pun mendatangi Utsman bin Affan | agar menikahi adik Ruqayyah dan kakak Fathimah | Ummu Kultsum binti Rasulullah

82. dan segera saja melenyapkan duka Utsman bin Affan yang telah berlarut | karena ia kembali akan dinikahkan dengan putri Rasulullah

83. yg dalam sejarah keNabian | tidak pernah sekalipun terjadi seorang Nabi menikahkan 2orang putrinya | dan itu hanya pada Utsman bin Affan

84. Ummul Mukminin ‘Aisyah binti Abu Bakar menceritakan kisah pernikahan Ummu Kultsum dengan Utsman bin Affan | ia menceritakan

85. “ketika Rasulullah menikahkan putrinya Ummu Kultsum, beliau bersabda kepada Ummu Aiman

86. “persiapkanlah putriku Ummu Kultsum dan antarkanlah kepada Utsman serta iringilah dengan rebana” ucap Rasulullah

87. pernikahan Utsman bin Affan dan Ummu Kultsum pun dilangsungkan | dalam suka cita dan diiringi doa dari manusia dan penduduk langit

88. setelah tiga hari pernikahan mereka | kemudian Rasulullah mendatangi anaknya dan bertanya

89. “wahai putriku, bagaimana kamu mendapati suamimu ? | Ummu Kultsum menjawab “ia adalah sebaik-baik suami”

90. dan Abu Hurairah juga meriwayatkan | bahwa Rasululullah berhenti di depan pintu masjid dan bersabda

91. “wahai Utsman, ini Jibril memberitahukan kepadaku bahwa sesungguhnya Allah telah menikahkanmu dgn Ummu Kultsum dgn maskawin yang sama..

92. dengan maskawin Ruqayyah dan mempergaulinya sama dengan mempergauli Ruqayyah”

93. peristiwa agung ini terjadi pada bulan Rabiul Awal tahun ke-3 Hijriyah

94. suatu kemuliaaan dari Rasulullah terkhusus pada pemilik akhlak seperti Utsman bin Affan | dengan menikahkan dua orang putrinya padanya

95. dan sejak saat itu Utsman bin Affan pun diberikan julukan Dzunnurain | lelaki yang memiliki dua cahaya, .

 

http://fb.com/4Khalifah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: