Tinggalkan komentar

APAKAH TEORI EVOLUSI BERSARANG DI KEPALA ANDA? CEK DI SINI.

Apakah teori evolusi yg sejalan dgn darwin, sosialisme, leninisme, marxisme, ATHEISME, hegel dllsb ini tengah bersarang di kepala kita tanpa kita menyadarinya? Mari kita test. Silahkan jawab 3 pertanyaan di bawah :

1. Bagaimana merubah nasib, baik aqidah maupun kesejahteraan sebuah bangsa/masyarakat/umat?

(a) Mulai dari diri sendiri, lalu ubah keluarga, lalu masyarakat dgn sendirinya akan berubah. (bottom-up, dan bertahap).

(b) Buat perubahan yg sistemik (inqilaby /revolusioner/ cepat berubah scr utuh), nanti dengan sendirinya masyarakat akan berubah mengikuti sistem yang berlaku. (TOP-DOWN)

2. Jika anda sedang bersama orang2 lain dan dihadapkan pada 2 pilihan, mana sikap yg menggambarkan anda?
(a) Kebenaran itu relatif, sesuai kesepakatan, jika sesuatu bertentangan, ambil jalan tengah, kompromikan supaya kemudian semua bersama2 bergerak sesuai apa2 yg disepakati.

(b) Kebenaran adalah mutlak. Harus dicari sampai dapat mana yg paling benar, tunjuk satu pemimpin yg akan menyelesaikan perselisihan, dan memutuskan pilihan, dan anda komit berjalan bersama pada apa yang telah diputuskan oleh pemimpin. Sesuatu yang benar jika dicampur dengan yang rusak, maka campurannya adalah rusak. Tdk boleh ada jalan tengah.

3. Mana yg lebih dulu ada pada alam semesta ini?

(a) Materi
(b) Pemikiran

Lembar jawaban tdk diperjualbelikan, saya akan bahas semuanya dengan gratisđŸ˜€

Jika pada salah satu atau ketiganya anda memilih (a), maka YA. Anda TERJANGKIT virus pemikiran evolusionist. Jangan kaget, lanjutkan membaca sambil saya menjelaskan kenapa. Dan akan saya share juga bagaimana pemikiran yg InshaAllah benar, dengan fakta2 yanv memuaskan.

Sepenting itukah mengeceknya? Yap.. Ini yg membedakan pandangan hidup seorang muslim yg bertauhid, dan bukan. Cara pandang hidup ini yg mendasari bgmn seseorang nanti akan menyelesaikan permasalahan hidupnya, di mana letak agama bagi kehidupannya.

PEMBAHASAN SOAL 1.
Usaha individu, akan melahirkan perubahan individu pula. Jika anda kepala keluarga, anda bisa merubah individu2 dalam keluarga anda. Pertanyaannya, apakah akan merubah masyarakat? Bagaimana anda memastikan bahwa tetangga anda berubah sebagaimana anda merubah keluarga anda? Di sinilah putusnya rantai perubahan. Pemikiran seperti ini akan melahirkan masyarakat yg hanya terdiri dari kumpulan individu, yg tidak diikat dengan satu pemikiran dan satu perasaan. Individu2 itu berjalan sendiri2, dan melahirkan perubahan yg parsial pula.

Di mana kaitannya dengan teori evolusi? Seperti yang kita tahu, evolusi menteorikan bahwa alam ini ada dengan sendirinya (msh dalam penelitian), semua berawal dari big bang (teori inipun berubah2), lalu terpancarkah semua isi alam semesta dengan sendirinya, ada gumpalan gas, membentuk bola energi yg berputar, sebagian nyala sebagian mati, lalu ada binatang dan tumbuhan selular perintis, lalu berevolusi jadi ikan, sebagian beradaptasi jadi reptil, unggas, mamalia, lalu terakhir yg paling canggih evolusinya adalah.manusia. Segala sesuatu bertahap, menjadi sempurna dengan sendirinya dari yang kecil menjadi besar. Begitulah menurut mereka.

Kesamaannya dengan anda yg menjawab (a) di soal ini, adalah bahwa perubahan akan terjadi dengan sendirinya. Bagi evolusionis, Peradaban manusia sudah sebegitu panjang sejarahnya, dan mempunyai siklus kesejahteraan yang dengan sendirinya timbul dan tumbang. Seperti itu pulalah seterusnya.

Lalu bagaimana yang sebenarnya? Kita akan lihat dari 2 hal, secara faktual dan secara dalil.

Ingin buat perubahan? Contoh cara Rosul SAW. Apakah rosul berfikir dengan cara 1(a)? Apakah ia mengandalkan perubahan buttom up satu demi satu hingga semua penduduk Mekkah menerima Islam? Sehingga hilang ke kufuran di sana? Ternyata tidak seperti itu. Ia malahan membina Madinah dan memulai memimpin dan menyebarkan Islam dari sana. Apa yang dia lakukan? Ternyata tdk lain adalah mencari wilayah di mana ia bisa menyebarkan Islam secara top-Down. Di Mekah beliau terlalu lemah, setelah kematian isteri dan pamannya. Maka diakukanlah prncarian pendukung (tholabun nusroh), dari usaha itu didapatlah madinah, yg dikondisikan dengan baiat aqobah 1 dan 2, dimana ada pembesar2 yg siap melindungi beliau untuk mendakwahkan Islam. Juga dengan pengutusan Mus’ab bin Umair untuk membuat revolusi pemikiran secara kolektif, bahwa telah datang Islam yg dipimpin oleh Muhammad, yg akan meluruskan aqidah dan menyejahterakan Madinah.

Artinya 2 hal strategis yg secara tiba2 dibuat oleh Rosul, hanya tidak sampai 2 tahun saja, terjadi 2 hal yaitu :
1. Dukungan militer
2. Opini publik yg menyebar di madinah

Itulah bukti sejarah bahwa politik rosululloh tidak bottom up, tapi top down.

Secara dalil, janji Allah untuk merubah nasib suatu kaum adalah jika kaum itu sendiri yang merubahnya. INI ADALAH DALIL KAUM, DALIL JAMA’I, DALIL BANGSA, bukan menjelaskan tentang perubahan INDIVIDU.

Itu artinya janji ini hanya akan bisa terlaksana jika ada suatu kaum yang merubah dirinya secara bersama2. BUKAN SENDIRI2. Maka ini dibuktikan dengan pergerakan Rosululloh SAW sbgmn di atas, bahwa yg ia lakukan adalah menerima baiat dari kepala2 suku, dan juga mengirim musab untuk menyebarkan opini. Ini adalah politik yang mengelola jamaah- Jamaah, mengadakan perubahan terhadap kaum, membuka kesadaran bertauhid secara jama’i, begitu juga dengan dukungan militer di dapat dengan membaiat orang 2 yg berpengaruh saja. Tidak perlu semua orang berbaiat pada beliau.

Kesimpulan soal 1, perubahan yg diperlukan adalah top down, krn itu lah yg dilakukan Rosululloh. perlukah pembinaan pribadi? Yap perlu. bagian mana dan siapa? mereka yang mengemban penegakkan kembali hukum Islam yg telah runtuh. Siapa? anggota partai politik yg berkaitan. perlukah semua masyarakat? tidak perlu, tapi partai ini harus terus menambah anggotanya sampai terjadi komposisi yg memenuhi skala bahwa jumlah yg ada bisa melahirkan opini publik yg cukup luas agar dakwah sistem Islam ini diterima dengan ikhlas, sukarela tanpa paksaan dan atas dasar taqwa kepada Allah SWT.

2. Pembahasan soal 2.
Jalan tengah, atau kebenaran yang mutlak?

Allah telah menurunkan 25 nabi. Yang setiap nabi diturunkan ketika sudah memuncak kemaksiatan dan kekufuran yang menjadi2. Jatuh bangunnya peradaban bukan hanya dari naik turunnya kesejahteraan, tapi juga karena Allah yg menutup peradaban2 yg diinginkanNya, jika kaum tsb sudah begitu jauhnya dari tauhid.

Seperti itulah Allah mengatur bumi Ini, dengan menurunkan para utusan berbentuk manusia, yang menyampaikan hukum2 yang Allah inginkan untuk diadopsi pengikut nabi2 itu, yg kemudian diamalkan sehingga manusia kembali beribadah, tunduk patuh, hanya kepada Allah. Allah yg menciptakan manusia, Allah lah yg tau manusia harus berbuat apa supaya tidak rusak dan kembali selarah dengan keinginanNya. Maka kemudian satu2 nya jalan adalah mentaati aturan2 itu, inilah aqidah manusia yang bertauhid.

Jika musyawarah, jalan tengah, kompromi dan kesepakatan bersama menjadi aqidah anda dalam menyelesaikan problematika hidup, mengambil keputusan dari suara terbanyak, tidak melibatkan aturan Allah yang dirisalahkan oleh Rosul, itulah virus evolusionis. Di mana hubungannya? Bagi kaum evolusionis, atheis, tidak ada yg mengawali dan menjadi akhir tujuan bagi seluruh alam semesta manusia dan kehidupan ini. Tidak ada pencipta dan tidak ada pengatur. Semua adalah materi yg bisa dipelajari untuk kemudian dipakai demi kemajuan peradaban manusia. bagi mereka sudah sifat Alam berevolusi sebagaimana mereka yakini. Tiada Tuhan bagi mereka, yang ada hanyalah siklus thesis, anti thesis dan sinthesis. Apa itu? segala sesuatu (thesis) akan mendapati kondisi terbaik jika dibenturkan dengan ide baru lain (anti thesis) yg akan melahirkan sinthesis, yg bagi mereka inilah kemajuan yg dicapai. mengkritisi sesuatu akan menumbuhkan sesuatu yg baru dan lebih baik. Cukup itu, mereka hanya perlu akal, tidak memerlukan dalil.prmisah antara yang benar dan yang salah. pembatasan itu adalah racun bagi mereka untuk melahirkan evolusi terbaik. Ini sejalan juga dengan liberalisme, sekularisme, yang memisahkan agama dari kehidupan.

Sebagai contoh, jika anda melihat mobil di jaman sekarang yg fiturnya banyak, interior mewah, ada ac, RT, tv, kulkad, karpet, dan sejumlah teknologi lainnya seperti evt, cdi, abs, ba, vvti, vtec, srs, dan lain2, maka itu adalah hasil kritisasi yg namanya delman di zaman sebelum ada mesin. Jadi delman jika difikirkan supaya bangkit jadi sekedar delman, maka jadilah mobil, yg terus dikritisi hingga bentuk mobil seperti apa yg kita lihat sekarang.

Sebagaimana mereka melihat manusia, yg adalah monyet yg menjelma menjadi manusia lewat tempaan alam dan tuntutan keadaan, yg memaksa monyet2 itu menjadi manusia, mahir membuat alat, mahir berburu dan bercocok tanam dsb.

Sedangkan dari sudut pandang Islam, tdk seperti itu. Pemikiran lurus diturunkan oleh Allah SWT melalui para Nabi, dan kita adalah umat nabi Muhammad, penyelesaian problematika adalah mutlak berazaskan ajaran Muhammad SAW. Dasar pemikirannya adalah, tdk akan rusak dan binasa jika segala sesuatu disandarkan kepada sebagaimana aturan yg diinginkan oleh sang pencipta Alam semesta, Manusia dan kehidupan ini.

Bagaimana manusia bisa menjadi seperti sekarang? berbeda dengan makhluk lain? krn Manusia adalah makhluk yg diberi akal oleh Allah untuk menjadikan dirinya baik sebaik apa yg diinginkan olehNya, agar dapat bertemu kembali denganNya di Surga. Manusia diciptakan tiada lain untuk mengharap ridho aang pencipta dan pengatur alam semesta ini. Bukan seperti yg dipikirkan oleh evolusionis, semua materi, akan kembali menjadi materi.

3. Pembahasan soal ke 3

Pemikirankah, atau materikah yang duluan ada?

Evolusionis meyakini, materi terlebih dahulu ada, lalu kemudian pemikiran ada ketika manusia ada.

Jika kita tanya, "dari mana pemikiran yg ada pada manusia pertama?" mereka akan jawab, ini semua berkembang saja dengan sendirinya.

Lain dengan Islam, pemikiran pertama pada manusia, ada di manusia paling awwal yaitu Adam. Dari mana datangnya? Allah mentalkinkan (mengajarkan dengan pemahaman) sendiri kepada Adam, sehingga jadilah Adam makhluk terpintar dari seluruh makhluk yg ada. Allah lah yang bersifat Azali, tdk berawal dan tdk berakhir, Allahlah yg berada di sebelum dan sesudah penciptaan ini ada.

Pentingkah membahas yang ke3 ini? Penting, karena menyadarkan kita pada kedudukkan bahwa manusia dengan kehebatan akal dan potwnsi2nya hanyalah debu tak berguna dibanding dengan Ilmu Allah Sang Pencipta dan Pengatur alam semesta, manusia dan kehidupan ini.

AllahuA’lam
[IRP]

– di tulis sambil demam –

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: