Tinggalkan komentar

Sikap muslim yang benar terhadap Pilpres 2014

untuk sekedar meredam euforia pilpres, saya akan memBhas kebijakan luar negeri Kapitalis.

siapapun capres pilihan anda, selama sistem kapitalis liberal yg bekerja, maka sistem akan memaksa sehingga mau tidak mau :

1. presiden akan bekerja melayani tuan-tuannya

2. Menteri2 akan bekerja melayani sponsor2nya, dan mengongkosi partai pengusungnya.

3. hampir 7000 orang aleg di DPR/MPR dan DPRD memiliki kepentingan yg sama, mengemBlikan modal yg diinvest untuk kampanye, dan cari lebihan buat partainya, untuk mempertahankan kursinya. sambil melayani tuan2nya.

4. Gub, Bup juga sama saja.

5. Sistem memaksa untuk bekerja dari dan untuk korporasi, dan pemerintah adalah alat produksi kebijakan yg melayani korporasi2 itu.

Selama anda berharap muluk dari sistem demokrasi kapitalis liberaleperti iNi, Indonesia akan terus selamanya jadi negara korporasi.

anda skeptis? menurut anda kemudian tetap kita harus memilih yang paling sedikit mudhorotnya?

kita lanjutkan…, kita lihat apa yg ada dibaliknya.
rezym demokrasi adalah alat cengkeram negara induk kapitalis seperti USA. USA memerlukan negara2 sepert indonesia untuk disedot agar mereka Bisa bertahan.

Dengan sistem kapitalisme di negaranya, negara mereka tidak pernah punya cukup anggaran untuk mengongkosi pemerintahannya. karena sistem kapitalis liberal, mempunyai income hanya dari pajak, sementara aset SDA yg strategis diserahkan ke swasta. Walhasil, mereka punya pengeluaran satu hotel, dengan pemasukan satu rumah. DEFISIT. untuk itu mereka akan menutpinya dari hutang luar negri, atau mengeluarkan obligasi. ditambah beban bunga ribawi.

Dan anda tahu? itu masih belum cukup menutupi. Maka kebijakan luar negeri kapitalis adalah MENJAJAH.

Mereka berusaha untuk menguasai negara2 berkembang, dan intervensi di dalam pemerintahan negara2 berkembang itu, agar seperti di awal tadi, negara2 seperti Indonesia ini mau melancarkan kepentingan2 mereka. Mereka perlu tangan2 yang bisa memproduksi kebijakan2/ UU yg mereka perlukan, supaya misal, kontrak exploitasi crude oil bisa diperpanjang, blok2 migas agr diserahkan pengelolaannya kpd mereka, juga blok2 yg belum di explorasi.

Untuk itu semua, mereka perlu menguasai penguasa. Jika penguasa itu raja, dan raja itu cooperatif, seperti raja2 timur tengh, itu sudah cukup bagi mereka. Namun
jika penGuasa tidak kooperativ, maka USA akan menginvasi / intervensi sehingga rezim itu diganti dengan rezim demokrasi liberal. Kenapa Demokrasi? itulah, dengan sistem demokrasi, sesuatu akan diputuskan dengn suara terbanyak. Dengan begitu, mereka bisa beli suara itu lewat lobby, sindikasi, konspirasi, atau hanya sekedar jalan2 keluar negeri. Demokrasi adalah sistem yang oaling rentan terhadap suap.

Adalah omong kosong jika dikatakan demokrasi merulpakan sistem dari rakyat oleh rakyat untuk rakyat, atau jargon lain seperti kedaulatan di tangan rakyat. Karena pada faktanya, rakyat tidak pernah punya power secara langsung untuk mengontrol pemerintahan. Yang ada, wakil2nyalah yg memegang kendali. Nah para wakil pemegang krndali itulah, yg kemudian dikendaikan oleh negara penjajah tadi. dengan suap, dengan traktiran keluar negri, dan dengan kemaksiatan lainnya.

Amerika lebih menghendaki oara wakil rakyat, dan jajaran pemerintahan itu diisi dengan orang2 bodoh yang mudah disuap. Tidak jarang ditemukan, orang2 yg awalnya pandai, profesional dan idealis, lalu mau tdk mau menjadi tergerus menGikuti sistem kufur bin comberan iNi.

Seperti itulah lingkaran setan itu mereka buat. Dan kita akan terus berada di dalamnya , jika kita tidak keluar. Dan sistem setan inipun, akan terus makin kokoh dan kuat, sepanjang masih banyak orang Indonesia yang berharap perubahan pada sistem iNi.

Salah satu bentuk berharap itu adalah, dengan ikut serta dalam pemilihan di sistem itu. Jika anda memilih, maka sebenarny ada sedang ikut mrlayani kepentingan sistem itu, dan menjaga existensi sistem itu.

Jadi kalau anda masih berfikir anda hrus memilih karena harus memilih yamg paling sedikit mudhorotnya, sesungguhNya itu adalah propaganda positif kepada sistem demokrasi itu sendiri. jika anda mempercayai propaganda itu, anda sebetulnya sudah diperdaya untuk ikut berpartisipasi dalam memperkuat keberadaan sistem demokrasi da penjajahan terhadap Indonesia.

Solusinya apa?

Politik tidak hanya yang ada di dalam sistemaja. Diluar siNi, sudah ada poros politik yg akan membebaskan negeri ini dari cengkeraman penjajah asing itu, yaotu dengan menegakkan sistem Islam, sitem yang oripurna, berpihak kepada umat, menjaga kepentingan umat, menjaga dakwah dan kebersihan awidah umat, serta menebarkan keadilan bagi seluruh golongan, ras , agama, dalam koridor ideologi Islam. Libatkan diri anda untuk menegakkan sistem khilafah penjaga dan pelaksana syariah, hukum sempurna yang diciptakan oleh pencipta alam semesta.

Daripada anda mempropagandakan capres yang tdk melaksanakan syariah, yg ’lebih sedikit mudharatnya’ itu, lebih baik anda mempropagandakan politik syariah Islam.

Rahmawan Puspawijaya

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: