ilmu

“Nabi Sulaiman diberi pilihan antara harta, kerajaan atau ilmu. Maka Sulaiman memilih ilmu. Lalu dengan ilmu itu (akhirnya) ia diberi kerajaan dan harta.”

[Hadits Riwayat Ibnu ‘Asakir dan ad-Dailami] Iklan

“Barangsiapa menempuh jalan untuk menuntut ilmu, Allah akan memudahkannya menempuh jalan ke surga”

(Hadist Riwayat MUSLIM)

“Nabi Sulaiman diberi pilihan antara harta, kerajaan atau ilmu. Maka Sulaiman memilih ilmu. Lalu dengan ilmu itu (akhirnya) ia diberi kerajaan dan harta.”

[HR Ibnu ‘Asakir dan ad-Dailami]

Dari Ali R.A.: “Pelajarilah ilmu karena sesungguhnya ia hiasan bagi orang kaya dan penolong bagi orang fakir.”

[Ali bin Abi Thalib r.a]

“Saling berlaku jujurlah dalam ilmu dan jangan saling merahasiakannya. Sesungguhnya berkhianat dalam ilmu lebih berat hukumannya daripada berkhianat dalam harta.”

[Hadits Riwayat Abu Na’im]

Ali r.a.: “Ilmu itu lebih baik daripada harta. Ilmu akan menjagamu sedangkan kamulah yang menjaga harta. Ilmu itu hakim sedangkan harta yang akan dihakimi. Telah mati para penyimpan harta dan tersisalah para pemilik ilmu walaupun diri-diri mereka telah tiada, akan tetapi mereka tetap ada di hati manusia.”

[Ali bin Abi Thalib r.a]

“Dunia itu diberikan kepada 4 golongan : ke 4. Dan seorang hamba yang tidak diberi harta maupun ilmu, lalu dia mengatakan, ‘seandainya aku memiliki harta, aku akan berbuat seperti perbuatan fulan’. Maka dengan niatnya itu dosa mereka berdua sama.”

[Hadits Rasulullah at-Tirmidzi]

“Dunia itu diberikan kepada 4 golongan : 3. Seorang hamba yang Allah beri harta namun tidak dikaruniai ilmu, sehingga dia gunakan hartanya tanpa ilmu. Dia tidak bertakwa kepada Rabbnya dalam hartanya itu, tidak menggunakannya untuk menyambung tali kekerabatan, dan tidak pula mengetahui hak Allah dalam hartanya. Maka dia berada pada derajat yang paling hina di sisi Allah.”

[Hadits Riwayat at-Tirmidzi]

“Dunia itu diberikan kepada 4 golongan : 1.. 2. Seorang hamba yang Allah karuniakan ilmu namun tidak diberi harta, dia adalah seorang yang benar niatnya. Dia katakan, ‘seandainya aku memiliki harta, aku akan beramal seperti amalan fulan. Maka dengan niatnya itu pahala mereka sama.”

[Hadits Riwayat at-Tirmidzi]

“Perumpamaan orang yang mengajarkan KEBAIKAN kepada orang dan melupakan dirinya sendiri adalah bagaikan lentera (lilin) yang menerangi orang, sementara dia sendiri terbakar.”

[Hadits Riwayat ath-Thabrani]